Notes for u:
Assalamualaikum & hello. Please be friendly. No harsh words !

11.9.12

TEMAN PENGGANTI

AsSalam,
So have u heard about this song? It was echo-ing lately.
Haven't really know when did it start, but i just know and realized that today I'm really really kinda addicted to the lyrics.
Yeah u know, idk actually what the shit they are talking about.
But from what i've heard, its sad enough to come to the situation in it.
Here is the lyrics

Ketawa bersama
Menangis bersama
Ku bersumpah harap kita
Mati pun bersama

Sejak dua menjak ini
Makin kerap ku diganggu visi
Bila celik, juga bila mimpi
Aku nampak kau, tapi bukan aku yang di sisi
Dia membelaimu dengan izin dan permisi
Sentuhan katanya semuanya kau iakan
Sentuhan jari kau diamkan dan biarkan
Aku redha walau tidak ku damba
Walau hampa semuanya dah dijangka

Beberapa purnama dulu cinta bertahta
Kenangan dibina kita indah belaka
Ketawa bersama, menangis bersama
Ku bersumpah harap kita mati pun bersama
Namun hakikatnya, bukan mudah
Aku sembunyikan gulana-gundah
Segalanya kan berubah
Dengarkan apa yang ku mahu luah

*Rahsia ini
Telah lama ku pendamkan
Tiba masanya
Segala-galanya
Ku ceritakan
Aku kan pergi
Pergi ku tak akan kembali
Tiba masanya
Kau cari teman pengganti

Dalam dunia yang maya, prejudis dan bias
Kita tak terlepas dari terkena tempias
Rimas, ditindas, sembunyi dalam puisi dan kias
Tidak kau bidas, tak berpaling walau sekilas
Hanya kau yang tahu kodeksku yang kompleks
Dalam disleksia cuba kekal dalam konteks
Bila dunia seolah tak memahami
Kau sudi selami, dalami dan mengalami

Setia mendengar, sentiasa hadir
Ingat setiap ulangtahun, setiap hari lahir
Tiba pagi Syawal, kaulah yang terawal
Syawal yang terakhir ini pasti rasa janggal
70 000 hijab harus ku singkap
Ku sorok kitab balik tingkap penjara hinggap
Dalam diam ada, seorang yang ku puja
Kau teristimewa tapi dia yang sempurna

Ulang *

Sejak dua menjak ini, ku mencari fungsi kewujudan
Dalam persekitaran yang penuh kejumudan
Terperangkap dalam jasad, ku keliru
Mujur ada kau si peneutralisasi pilu
Namun aku tetap murung, berkurung
Tubuh makin susut, menunggu tarikh luput
Komplikasi di halaman rusuk kiri
Makin sukar nak bernafas, nak bergerak, nak berdiri

Lagu ini yang terakhir aku sajikan
Kalau rindu nanti bolehlah kau nyanyikan
Jaga diri, jangan makan hati
Yang patah kan tumbuh, yang hilang kan berganti
Bilik dah ku kemas, katil dah ku rapi
Cincin, kunci, dompet dalam laci
Ada sikit wang, itu saja baki
Moga-moga cukup untuk majlis itu nanti

Aku kan pergi
Bertemu kekasih abadi
Tiba masanya
Kau cari teman pengganti

It actually has become a highlight title today for all of us.
We come across to this topic when in sudden i asked mira for new songs.
I've heard this song on the radio actually, and did caught my interest with the lyrics.
But to know the whole deep thing, i see something a different thing in it.

So basically, they told me this song is dedicated to her wife, dear Melissa.
He's dying, because of the buatan org since broke up with Dian. 
Listen and read well the lyrics, then u'll know or at least get a picture about it.

That's it for today.
Au revoir, daa

No comments: